Jumat, 28 Oktober 2011

Alles is verandert...maar ik ben blij.

Vroeger toen ik in Bandung nog bleeft, had ik veel vrienden. Ik zou bijna elke dag genieten. Ik heb een gezellige gezin..soms kreeg ik probleem, maar soms kon ik elke tijd gelacht. Ik voelde me vrolijk woorden. Mijn gezin is geen rijke gezin. Ik had de openbaarvervoer gebruik als ik naar mijn werk, mijn kerk of alle plekken heb gegaan. Ja..mijn gezin heeft geen een auto.

Sinds ik hier in Nederland woonde, heb ik alles. Maar dat is niet belangrijk, omdat ik een liefe man en een schattig zon heb. Dankbaar aan God. Ik ben blij met mijn huwelijk relatie. Alles in mijn leven komt uit van Yesus, mijn God. Ik hou van HEM..ik kan niet leven zonder HEM. HIJ maakte nooit me teleurgsteld voelen. Ik heb hier geen veel vrienden, maar geen probleem..omdat ik 2 mannen heb, die zij van me houden. Ik hou ook van Harry (mijn man) en Marco (mijn liefe zon).

Soms zag ik aan mijn achterkant..maar het leven moet nog verder, dus vroeger is vroeger. Ik moet nu aan toekomst zien en hopen. Met YESUS en mijn 2 mannen word ik sterk en gelukkig. Ik hoop dat alle huwelijk relatie's van mijn vrienden en vriendschap blij en gelukkig worden. Dank U wel, YESUS.

Pertanyaan yang belom terjawab.

Sambil cuci piring, tiba-tiba koq muncul pertanyaan yang bikin bingung. Karena emang ngga tau jawabannya apa. Mengapa koq negara-negara yang penduduknya beribadah kepada TUHAN YANG MAHA ESA kebanyakan masih menjadi negara berkembang, negara yang banyak ditimpa masalah alam, negara yang bahkan jauh dari makmur ???

Percaya TUHAN kan artinya hidup qt benar-benar diletakan pada rencana TUHAN? Atau hanya sekedar percaya-percayaan, yah ikut-ikutan gitu, karena sekeliling kita adalah orang-orang yang beragama ???

Negara-negara yang termasuk negara maju, malah menempatkan agama hanya didalam hati para penduduknya atau malah kebanyakan penduduknya tidak beragama. Jadi bagaimana orang-orang yang tidqakj percaya TUHAN bisa membuka hati mereka bila kenyataan yang mereka liat dinegara2 "bertuhan" adalah kebobrokan dan jauh dari kehidupan rakyatnya yang makmur dengan kata lain miskin ?

Jadi tuhan yang mana yang dipercaya oleh negara2 itu (negara yang masih jauh dari makmur) ?

Jumat, 21 Oktober 2011

Ceritanya gaul dengan FACEBOOK.

Karena jarang banget punya temen disini, seperti dulu waktu masih di bandung. Akhirnya tertarik juga berkomunikasi lewat facebook. Banyak manfaat, dari yang bisa ketemu temen lama, tetap kontak dengan keluarga dan temen-temen di Indonesia, juga bertemu temen-temen baru. Beberapa tahun kebelakang sempat juga aktif di multiply, tetapi hijrah ke facebook. Hmmm awal-awalnya gimana gitu..tetapi koq lama-lama membosankan. Kalau baca status teman-teman, juga termasuk status diriku...pamer makanan, berdoa pada TUHAN, sampai hal-hal riwit-riwit deh, yang benar-benar nggak penting. Semua dilaporkan di...facebook. Kadang ketawa sendiri jika membaca komentar-komentar heboh, tetapi juga kadang bertanya-tanya juga..seperti: berdoa pada TUHAN. TUHAN ngga perlu facebook koq !!!! Ngucapin makasih buat hari ini karena kebaikan TUHAN, malah gw pajang distatus gw...hmmm biar keliatan kalo gw beragama ? Biar keliatan gw cinta TUHAN ? Biar keliatan hari ini gw ngga lupa berdoa dan bersyukur ? Duuh padahal mah tinggal ngomong dalem hati aja, TUHAN dah denger koq..ngga perlu dipajang tuh kata-kata di facebook. Mudah2an TUHAN ngga ketawa. Doa segitu singkat aja dipajang difacebook, trus duduk berjam-jam depan kompi hny untuk facebook. Sementara baca alkitab, berdoa secara pribadi lupa deh. Yg penting dah lapor sama facebook.


Seperti gw juga, pajang deh foto-foto makanan yg sempat dimasak..ketahuan banget kan dulunya nggak pernah tau urusan dapur. Ceritanya gw pengen bangga nih, dah pinter masak..hihihihih. Padahal para koki yang jago-jago masak bertebaran diseantero dunia ini. Lah gw cuman masak tumis kacang panjang aja bangga bener :-) Baru masak bubur kacang ijo buat Marco dah gembar gembor..lah emang itu tugas seorang ibu masakin makanan enak kan buat anaknya ? Gw pajang juga foto jalan-jalan kemana-mana..huuh untuk apa juga yah ? Tetep intinya PAMER, kalo gw dah kesana kesini, ngga hny diem dalem rumah, ngurusin tetek bengeknya dalem rumah. Tp gw juga seneng-seneng dong.


Gw temuin juga beberapa orang yg tadinya facebooknya rame bener komentar-komentar. Lah koq lama kelamaan sepi yah. Dia mo tulis status apa aja, yg komentar cuman satu dua orang. Selidik punya selidik, setelah baca status dan komentar-komentarnya...hmm tipe orang sok pinter, sok tau semuanya, kalo kasih komentar keorang lain koq pedes yah, koq sinis yah. Juga beberapa kali statusnya hanya mengeluh dan mengeluh, komplein mulu. Lah cape dong bertemen sama orang yang sepertinya butuh pengakuan orang lain, yg sepertinya ngga bahagia. Tapi sutralah..itu urusan dia...mo dia bahagia kek, mo dia butuh pengakuan kek, cari perhatian kek...ngga ngaruh buat gw, lah kenalnya cuman di facebook koq, lom pernah ketemu. Dan kyknya jg gw ogah ketemu sama org model begini.


Begitulah kecanduannya gw sama facebook...ngga ada hari tanpa buka facebook. Hari ini gw putusin : non aktifkan facebook gw. Selamat tinggal facebook...makasih buat pertemanan kita selama ini. Ngga ada jelek-jeleknya sih facebook..yg parah yah para pengguna facebook, seperti gw ini.

Sabtu, 01 Oktober 2011

"Duaaaar...", hmm bom lagi.

Beberapa hari yang lalu dikejutkan lagi dengan berita bom di Solo...yah ampun..mo jadi apa negriku ??? Koq tega sekali orang-orang itu ? Apa yang mereka cari ??? Ujung-ujungnya toh mati sia-sia. Bagaimana Indonesia bisa maju, bersaing dengan negara-negara laen yang sudah berpikir untuk menjelajahi planet Mars.. lah ini malah berkutat kesoal itu-itu lagi : korupsi dan teroris.

Sapa sih yang mau hidup dibayang-bayangin bom yang bisa meledak dimana saja ?? Beribdah ditempat ibadah, jalan-jalan ke mall, distasiun kereta api, bahkan di kantor polisi..smua tempat ngga aman. Jahat bener orang-orang itu. Kalau mau bikin kacau, membunuh dan hal-hal aneh yg hny dilakukan oleh orang gila...gih sono pergi ke Lybia kek, Afganistan kek, Palestina kek, Somalia kek...kenegara-negara yang butuh bantuan "tenaga untuk posisi berani mati". Ini koq malah bikin kacau negara sendiri. Koq nggak mikir juga bagaimana perasaan keluarga korban bom, juga keluarga sipelaku sendiri. Keluarga korban bom, pasti yang ada sakit hati. Nah keluarga sipelaku ??? Malu, tentu saja malu..apalagi orangtua yang melahirkan mereka...koq anak mereka jadi teroris, membunuh banyak jiwa..mati koq sebagai teroris. Trus anak dan istri bagaimana nasib mereka??? Samalah, malu, terlantar karena ayah harus tiba-tiba mati sebelom waktunya krn bom bunuh diri.

Kenapa sih nggak bisa menerima bahwa manusia itu berbeda, keyakinan adalah hak setiap orang, ras berbeda, pokoknya masih banyak perbedaa-perbedaan lain. Berbeda itu kan indah...lah mo bikin rendang aja bumbunya macem-macem..itu yang bikin rendang jadi makanan no. 1 di dunia. Ini koq maunya semua sama..keyakinan harus sama. TUHAN aja nggak repot dengan perbedaan manusia, lah DIA sebagai pencipta menyukai perbedaan. Kalau semua manusia sama....weleh...membosankannya dunia ini.

Indonesia akan susah maju kalau diisi sama orang-orang begini yang memecah belah, yang bom sana sini. Isi dong hidup ini dengan hal-hal yang berguna..yah kalau nggak buat lingkungan sekeliling, seenggaknya nggak bikin masalah.

Kamis, 29 September 2011

Belajar menikmati setiap hari.

Tiga tahun 4 bulan tinggal dinegri orang. Bukan hal yang mudah, apalagi kendala bahasa yang mau tidak mau harus dipelajari secara cepat. Kadang membuat frustasi, belum lagi merasa sendirian, walo ada suami dan anak. Tapi masa-masa lalu di Bandung dengan jumlah teman yang tidak bisa diitung dengan jari membuat masa-masa itu kembali mengganggu. Jenuh..dengan ritual dari hari kehari sebagai ibu rumah tangga yang itu-itu saja. Apalagi sekarang jumlah teman yang terbatas...tidak bisa bikin janji kapan saja, karena mereka juga memiliki keluarga dan kesibukan masing-masing...juga mereka tidak tinggal dikota yang sama, walo mereka tinggal dikota yg sama atau kota terdekat..tetap saja tidak bisa kapan saja bertemu. Rasanya ingin kembali kemasa-masa lalu, kumpul dengan teman-teman...hmm dasar manusia, tidak pernah merasa puas. Dulu sebelum menikah ingin buru-buru menikah, memiliki keluarga sendiri, mengatur rumah sendiri..sekarang..halah...koq malah ingin kembali kemasa-masa sebelum menikah.

Yang sekarang harus tetap diperjuangkan adalah merasa betah dengan situasi yang berlainan, menikmati hari demi hari sebagai ibu rumah tangga, melihat Marco bertambah besar, menikmati kasih sayang dari suami tersayang yang walopun dah 3 thn menikah, masih tetap sama..romantis...
Dan yang terus harus ada setiap hari : MENGUCAP SYUKUR...Terimakasih TUHAN YESUS.

Kamis, 14 Juli 2011

Mencintai seutuhnya.

Beryukur, karena kita diberi kemampuan untuk mencintai dan dicintai.


Bersyukur, karena kita dipercaya untuk memiliki pasangan hidup.


Bersyukur, karena hari-hari kita dilewati tidak sendiri.


Bersyukur, karena kita diberi tanggung jawab sebagai orang tua.


Bersyukur, karena kita menjalankan tanggung jawab sebagai suami/istri.


Bersyukur, karena kita orang yang tidak sempurna.


Bersyukur, karena pasangan kitapun tidak sempurna.


Bersyukur, karena TUHAN tidak pernah meninggalkan kita sendirian.








Minggu, 27 Maret 2011

Haree gini masih nengok soal harta orang laen ???? Waaah apa nggak ada kerjaan laen apa yah?


Yaaah ternyata harta menjadikan seseorang dianggap ada atau tidak dianggap ada. Payah...


Ceritanya begini nih...




Beberapa hari yang lalu dapet email nih dari seseorang..dia crita bagaimana dia skrng harus meniti hidup jauh dari orang tua, yaah mengatur hidup sendiri gitu dari bangun tidur ampe balik lagi ke tempat tidur :-) Dia berangkat menginggalkan orangtua dengan satu tekad, pengen belajar mandiri. Dia kerja disebuah toko, disuatu tempat yang nyaris nggak pernah sepi dari banyak kunjungan manusia yg asalnya yah bisa dari mana aja. Dengan gaji yg minim, dia berusaha untuk tetap melakoninya, walo kecil uang yg dia terima tiap gajihan, tp kata dia sih asik-asik aja, dia senang. Apalagi setelah dia bisa mengirim kado kecil untuk kedua orangtuanya dan kakak semata wayangnya.


Nah cerita model anak muda yang gigih berjuang untuk hidup dah banyak kita denger kan...Ini ada cerita laen yg cukup menggores, gini nih cerita tentang harta dan status tersebut.




Sianak muda ini hatinya teriris banget, saat dia mendengar dari mamanya, kalau beberapa minggu yang lalu sepupunya (anak dari kakak papanya) tunangan dengans eorang muda konglomerat dihotel..mewah banget..hotelnya juga bukan hotel kelas melati..yah masa sih konglomerat ngadain perta tunangan di hotel kelas melati, 'tul nggak ? Dan orangtua sianak muda ini tidak diundang, tidak diberitau..pokoknya nggak ada kabar kabari apapun deh. Kenapa nggak diundang ??? Alasannya : paman dari anak muda ini sepertinya malu punya adik yang hidupnya nggak berhasil..dan mama dari anak muda ini kerjanya merawat orangtua (ibu mertua dari kakak papanya yang satu lagi - papanya ini 3 bersaudara). Mamanya tugasnya bener2 kayak pembantu banget deh yang nggak ada hubungan keluarga sama sekali. Kata anak muda ini, papanya dulu yang sering mengasuh anak-anak dari kakaknya..apalagi yang tunangan dengan konglomerat ini..walah...




Harta banyak mengangkat status seseorang..kalau harta nggak ada, yaah maaf kata, nggak bakal dianggap, walopun masih ada hubungan kekeluargaan. Anak muda ini sakit hati, dan bener2 bertekad untuk maju, dia akan buktikan pada paman-pamannya kalo dia akan berhasil. Dia berharap banget bisa hidup diluar negri..waah kalo sampe dia hidup diluar negri bakalan deh keluarga sianak muda ini dianggap ada..lah baru punya black berry aja, tantenya (istri dari pamannya) yang dulu-dulu nggak pernah tuh heboh pengen tau kabar keponakannya, eh tiba-tiba berubah ramah, nanya no pin bb segala. Apa bb juga menaikkan status seseorang di Indonesia???? Meneketehe.




Orang-orang yang selalu melihat orang lain dari harta melimpah dan kedudukan...mereka ngak nganggap orang lain yg nggak berpunya..suatu saat jika tiba2 orang yg mereka anggap dulunya nggak ada menjadi kaya raya..hmm nyembah-nyembah deh, baru ngaku2 sodara, baru deh so'akrab, baru deh ngundang makan n sebagainya tea....Lah kalo saat sodara susah, loe-loe pada pade kemana???? Emangnya orang-orang yg melihat dunia dari harta doang..kalian pada kaya raya yah? kekayaan kalian sama banyaknya kayak Donald Trumph, misalnya..? Udah sekaya itu blom???? Kalo tinggal masih dikomplek perumahan yang bukan real estate plus plus, mobil masih itu-itu juga (blom ganti mobil selama 10 thn), blom punya yacht pribadi, blom punya pesawat jet pribadi...halah itu sih bukan termasuk orang kaya dong, standar deh....




Inget umur oom, tante...harta sih kapan aja jg bisa ilang...liat tuh jepang..yg kaya raya begitu aja hny dlm itungan menit...abis kan...


Jijay abis deh orang-orang begini..